- Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
- Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
Misalnya : b. 1. Patokan Umum
1.1 Isi karangan
- Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.
Misalnya : Pukul 1.35.20
- Tanda titik dipakai dalam daftar pustaka di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan tempat terbit.
Misalnya : Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltevreden: Balai Pustaka.
- Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
Misalnya : Desa itu berpenduduk 24.200 orang.
- Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
Misalnya : Ia lahir pada tahun 1986 di Banjarmasin.
- Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.
Misalnya : Salah Asuhan
- Tanda titik tidak dipakai di belakang (1) alamat pengirim dan tanggal surat atau (2) nama dan alamat penerima surat.
Misalnya : Yth. Sdr. Moh. Amin
Jalan Kaminting 12
Banjarmasin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Setiap untaian kata yang tertulis, mencerminkan sebuah kepribadian. Bijaklah dalam Menulis.